Beranda Bertani Cara Budidaya Labu Kuning

Cara Budidaya Labu Kuning

Katipol.com – Cara Budidaya Labu KuningLabu (Cucurbita spp.) adalah tumbuhan merambat penghasil buah konsumsi berukuran besar bernama sama. Tumbujan ini banyak terdapat di Amerika Utara, Eropa Tengah, Australia, Selandia Baru, India dan negara lainnya. Biasanya, yang dinamakan “Labu” dalam pengertian Waluh atau Pumpkin adalah tumbuhan yang termasuk dalam empat jenis Cucurbita, yaitu Cucurbita Moschata, Cucurbita Maxima, Cucurbita Mixta dan Cucurbita Pepo.

Nama “Labu” secara awam juga disematkan untuk beberapa anggota suku labu-labuan di luar Cucurbita, seperti Bligo, Labu Ular, dan Labu Siam.

Labu berwarna oranye saat baru tumbuh, buahnya juga berwarna oranye. Jika dipotong, buah ini memiliki penampang berbentuk bintang. Berbiji besar dan berwarna coklat. Buah ini renyah saat dimakan, rasanya manis dan sedikit asam. Buah ini banyak mengandung vitamin A. Tanaman Cucurbita Moschata Durch ini memiliki beberapa nama dalam beberapa bahasa daerah, yaitu Labu Parang (Melayu) serta Waluh (Sunda dan Jawa Tengah).Sumber : Wikipedia.com

1. Pemilihan Lahan Budidaya Labu Kuning
Bercocok tanam labu kuning adalah salah satu pilihan bisnis yang menarik, mengingat komoditas labu kuning cukup banyak konsumennya. Akan tetapi membudidayakan labu kuning tidak bisa sembarangan, karena kita perlu mempelajari cara budidaya yang benar. Untuk itu, di sini kita akan membahas hal-hal yang berkaitan dengan pembudidayaan tanaman ini. Langsung saja kita mulai pembahasannya yang pertama, yaitu mengenai pemilihan lahan yang tepat untuk budidaya labu kuning.

Pohon atau tanaman labu kuning dapat hidup dengan baik di wilayah yang berhawa panas maupun di wilayah yang berhawa dingin. Yang jelas, iklim wilayah yang paling ideal adalah iklim yang kering. Tanaman labu kuning akan tumbuh dengan baik di tanah yang subur. Tetapi di atas tanah yang tandus, tanaman ini juga bisa tumbuh dengan cukup baik asalkan tanah diolah dengan pupuk secara benar.

2. Pengolahan Lahan
Pengolahan lahan yang harus dilakukan sebelum menanam labu kuning yaitu dengan, pertama, tanah dicangkul atau dibajak dulu biar gembur. Kemudian kita bisa mengatur keseimbangan unsur hara tanah dengan cara memupuk dan memberikan dolomite secukupnya. Pola tanam yang digunakan untuk menanam labu kuning yaitu berbaris memanjang dan berjajar. Di sela-sela baris, kita buat parit-parit yang nantinya akan memudahkan kita dalam memenuhi kebutuhan tanaman akan air.

3. Pembibitan Labu Kuning
Cara menanam labu kuning diawali dengan menyemaikan benih terlebih dahulu. Benih labu dapat diambil dari biji buah labuh yang telah tua. Biji selanjutnya dikeringkan dan disemaikan di tempat persemaian yang cukup lembab. Setelah biji-biji tersebut mulai tumbuh dan memiliki beberapa helai daun, maka penanaman bibit siap dilakukan. Berikut di bawah ini adalah cara tanam di atas lahan.

4. Cara Menanam Labu Kuning
Bibit-bibit labu kuning selanjutnya dipindahkan ke lahan dan dimasukan ke dalam lubang-lubang tanam dengan jarak tanam yang baik yaitu sekitar 1 meter. Pemupukan lahan dan pembuatan lubang-lubang tanam sebaiknya telah dilakukan minimal 1 minggu sebelumnya. Dua bibit bisa dimasukan kedalam satu lubang tanam. Bibit bisa diberikan abu sekam secara rutin hingga mencapai tinggi 25 cm agar aman dari hama cacing atau bekicot. Pemupukan dan penyiraman juga harus tetap dilakukan sampai panen tiba.

Demikian artikel kali ini mengenai cara budidaya labu kuning semoga artikel ini bermanfaat dan selamat menanam.

BERBAGI
Loading...
Artikel sebelumyaCara Budidaya Paprika
Artikel berikutnyaCara Budidaya Landak Mini