Beranda Bertani Cara Sukes Budidaya Apel

Cara Sukes Budidaya Apel

Katipol.com – Cara Sukes Budidaya ApelApel adalah jenis buah-buahan, atau buah yang dihasilkan dari pohon buah apel. Buah apel biasanya berwarna merah kulitnya jika masak dan (siap dimakan), namun bisa juga kulitnya berwarna hijau atau kuning. Kulit buahnya agak lembek, daging buahnya keras. Buah ini memiliki beberapa biji di dalamnya.

Orang mulai pertama kali menanam apel di Asia Tengah. Kini apel berkembang di banyak daerah di dunia yang suhu udaranya lebih dingin. Nama ilmiah pohon apel dalam bahasa Latin ialah Malus domestica. Apel budidaya adalah keturunan dari Malus sieversii asal Asia Tengah, dengan sebagian genom dari Malus sylvestris (apel hutan/apel liar).

Kebanyakan apel bagus dimakan mentah-mentah (tak dimasak), dan juga digunakan banyak jenis makanan pesta. Apel dimasak sampai lembek untuk dibuat saus apel. Apel juga dibuat untuk menjadi minuman sari buah apel.

1. Pembibitan Apel
Pembibitan apel bisa dilakukan dengan cara vegetatif dan juga generatif. Namun untuk hasil yang lebih baik, pembiakan secara vegetatif lebih baik daripada generatif karena pembiakan generatif sering kali menyimpang dari induknya. Pembiakan generatif adalah dengan menggunakan biji, dan vegetatif adalah dengan stek atau okulasi. Pilih apel dengan syarat batang bawah dan pekarangan yang luas. Pohon haruslah kokoh dan daya adaptasinya tinggi. Sifat-sifat unggul haruslah terlihat dan ini adalah wajib.

Bibit bisa dipilih dan ada beberapa tipe bibit yang bisa kita temukan. Yang pertama adalah anakan yang merupakan tunas dari tanaman apel. Tunas tersebut haruslah dari pohon apel yang produktif dan mencapai tinggi 30cm. Anakan bisa dicabut lalu dipotong-potong cabangnya dan segera ditanam pada bendengan yang memiliki lebar 60cm dan dalam 40cm. Yang kedua adalah rundukan dimana tanaman apel yang memiliki batang memanjang ditempelkan pada tanah dan ditimbun sampai akhirnya memunculkan tunas baru. Setelah 4 bulan, rundukan bisa dipotong.

Yang ketiga adalah stek yakni memperoleh bibit apel dengan melalui stek. Caranya adalah dengan memotong salah satu dahan apel dengan panjang 20cm dan lalu dicelupkan bagian bawahnya ke dalam larutan Roton F yang berfungsi untuk merangsang pertumbuhan akar dengan lebih cepat dan juga lebih baik tentunya.

2. Penyiapan Lahan dan Penanaman
Lahan yang akan digunakan untuk menanam apel adalah lahan dengan kandungan nutrisi yang baik. Biasanya sebelum dilakukan penanaman apel, lahan diolah dahulu dengan mencampurkan pupuk kandang agar tanah menjadi lebih baik kondisinya. Dan jangan lupan untuk memilih tanah dengan pH yang sedang yakni jangan lebih dari 6. Penyiraman juga diperlukan untuk menjaga kelembaban tanah agar lebih baik untuk bibit tanaman apel tadi.

Untuk cara tanam sendiri, tanaman apel haruslah ditanam dengan jarak yang teratur. Jarak yang dianjurkan adalah sekitar 2-3 meter. Namun mungkin untuk varietas tertentu akan sedikit berbeda. Untuk cara menanam pohon apel adalah bibit yang sudah disiapkan bisa dimasukkan kedalam lubang yang telah disediakan dan padatkan lagi tanah disekitar bibit agar tidak goyah.

3. Perawatan Tanaman Apel
Bibit yang sudah ditanam bisa selanjutnya dirawat dengan baik. Merawat tanaman apel memang gampang-gampang susah dan anda bisa melakukan pemupukan serta penyiraman tanaman dengan teratur agar tanaman apel bisa berbuah dengan baik. Nah, tanaman apel sendiri juga perlu dipangkas karena mungkin ada bagian dahan dan pucuk yang tidak produktif. Penyemprotan pestisida juga penting agar terhindar dari hama yang merusak tanaman dan buah. Ini akan membuat hasil panen maksimal nantinya.

Demikian artikel kali ini mengenai cara budidaya apel, semoga artikel ini bermanfaat dan selamat berbudidaya.

BERBAGI
Loading...
Artikel sebelumyaCara Budidaya Anggur
Artikel berikutnyaCara Budidaya Bawang Merah