Beranda Bertani Cara Sukses Budidaya Kurma

Cara Sukses Budidaya Kurma

Katipol.com – Cara Sukses Budidaya KurmaKurma, (Arab: تمر‎, Tamr; nama latin Phoenix dactylifera) adalah tanaman palma (Arecaceae) dalam genus Phoenix, buahnya dapat dimakan. Walaupun tempat asalnya tidak diketahui karena telah sejak lama dibudidayakan, kemungkinan tanaman ini berasal dari tanah sekitar Teluk Persia. Pohonnya berukuran sedang dengan tinggi sekitar 15-25 m, tumbuh secara tunggal atau membentuk rumpun pada sejumlah batang dari sebuah sistem akar tunggal. Daunnya memiliki panjang 3-5 m, dengan duri pada tangkai daun, menyirip dan mempunyai sekitar 150 pucuk daun muda; daun mudanya berukuran dengan panjang 30 cm dan lebar 2 cm. Rentangan penuh mahkotanya berkisar dari 6-10 m. Sumber : Wikipedia.com

1. Pembudidayaan Kurma
Membudidayakan kurma di Indonesia kurang menguntungkan, menanamnya saja mustahil. Pendapat tersebut adalah sebuah kesalahan. Perlu diketahui, kurma lebih cepat tumbuh dan berkembang di Indonesia ketimbang di Saudi Arabia sana. Kurma tumbuh sampai 12 tahun jika seseorang menanamnya di Saudi Arabia, namun di Indonesia kurma dapat tumbuh dalam waktu enam tahun saja! Waktu yang singkat dan pasar yang mudah didapat seharusnya digunakan bagi anda atau siapa saja untuk mulai membudidayakan kurma.

2. Tata Cara Pembudidayaan Kurma
Modal yang diperlukan tidak terlalu besar pada awalnya, karena tahap awal membudidayakan kurma bisa semudah memanfaatkan bijinya yang tidak kita makan. Berikut adalah tata cara membudidayakan kurma.

–  Makan Kurmanya, Jangan Buang Bijinya
Bibit Kurma sebenarnya, seperti bibit tanaman lain, dapat ditemukan di toko tanaman bila anda mau mencarinya. Namun, bila sulit mendapatkannya anda hanya perlu membeli satu kotak atau beberapa gram kurma saja di supermarket atau pasar.

Setelah kurma selesai dimakan, maka akan tersisa bijinya. Bijinya ini adalah awal dari pembudidayaan kurma. Rendam biji kurma dalam segelas selama 24 jam (sehari) sampai 48 jam (2 hari). Perlu diperhatikan, ganti air rendamannya selama beberapa bila air terlihat kotor oleh sisa-sisa daging buah.

Setelah direndam, bersihkan biji atau bibit kurma dari sisa daging kurma yang masih melekat. Bersihkan sampai bersih karena menyisakan kotoran dapat memberi tempat tinggal untuk jamur, dan jamur dapat merusak bibit kurma.

– Setelah Perendaman
Setelah biji kurma bersih dengan sempurna, langkah menanam kurma kita mulai dari sini. Sediakan media tanam untuk kurma. Medium ini selain harus dalam keadaan steril juga harus dipastikan mengandung cukup kelembapan di dalamnya.

Setelah memasukkan bibit kurma ke dalam medium tanam, bungkus atau tutup medium tanam bersama biji atau bibit kurma tadi sehingga keduanya berada dalam keadaan kedap udara. Begitu pembungkusan selesai, letakkan di daerah yang hangat. Daerah ini tidak perlu susah-payah mencarinya, di dekat blower ac atau di tempat lain yang serupa juga dapat digunakan.

– Pengecekan Rutin
Setelah berada di dalam media tanam, tertutup dan kedap udara, juga berada di lokasi dengan suhu yang hangat, pemeriksaan wajib dilakukan. Pemeriksaan bisa sekedar melihat seberapa jauh bibit telah tumbuh dan berkembang hingga memeriksa apakah medium tanam memiliki kadar kelembapan atau kadar air yang cukup. Jika medium dirasa terlalu kering, penambahan air dapat dilakukan. Selanjutnya, tunggu sampai akar keluar dari bibit.

– Penanaman dalam Pot
Ketika bibit menumbuhkan akar maka itu adalah saat yang tepat untuk memindahkan bibit dari medium tanam ke dalam pot berisi tanah humus. Letakkan bibit kurma di bawah permukaan tanah, namun tidak usah ditimbun dengan tanah. Beri air secara rutin sampai bibit ini tumbuh dan mengeluarkan daun. Setelah itu, langkah anda untuk mendapatkan pohon kurma sudah sedikit lagi!

Demikian artikel kali ini mengenai cara budidaya kurma, semoga artikel ini bermanfaat dan selamat mencoba.

BERBAGI
Loading...
Artikel sebelumyaCara Budidaya Bawang Merah
Artikel berikutnyaCara Budidaya Labu Siam