Tuesday, January 23, 2018

Cara Budidaya Anggur

Katipol.comCara Budidaya AnggurAnggur merupakan tanaman buah berupa perdu merambat yang termasuk ke dalam keluarga Vitaceae. Buah ini biasanya digunakan untuk membuat jus anggur, jelly, minuman anggur, minyak biji anggur dan kismis, atau dimakan langsung. Buah ini juga dikenal karena mengandung banyak senyawa polifenol dan resveratol yang berperan aktif dalam berbagai metabolisme tubuh, serta mampu mencegah terbentuknya sel kanker dan berbagai penyakit lainnya. Aktivitas ini juga terkait dengan adanya senyawa metabolit sekunder di dalam buah anggur yang berperan sebagai senyawa antioksidan yang mampu menangkal radikal beba

Tanaman ini sudah dibudidayakan sejak tahun 4000 SM di Timur Tengah. Akan tetapi, proses pengolahan buah anggur menjadi minuman anggur baru ditemukan pada tahun 2500 SM oleh bangsa Mesir. Hanya beberapa waktu berselang, proses pengolahan ini segera tersebar luas ke berbagai penjuru dunia, mulai dari daerah di Laut Hitam, Spanyol, Jerman, Perancis, dan Austria. Penyebaran buah ini berkembang samakin pesat dengan adanya perjalanan Colombus yang membawa buah ini mengitari dunia. Sumber : Wikipedia.com

1. Tips Budidaya Anggur
Berikut adalah beberapa tips untuk Anda sekalian yang ingin mengembangkan bisnis budidaya anggur. Tips yang pertama yaitu pilihlah lahan baik yang berada di lokasi yang tepat untuk mengembangkan jenis tanaman ini. Untuk mengetahui kriteria tentang lokasi yang cocok, pada sub judul selanjutnya akan kita bahas hal tersebut. Tips yang selanjutnya yaitu pelajarilah cara budidayanya dengan cermat, termasuk cara menyiapkan lahan, cara menanam, maupun cara merawat anggur. Kemudian yang terakhir, pelajarilah juga mekanisme bisnisnya dengan baik sehingga kedepan bisa berjalan dengan lancar.

2. Pemilihan Lahan
Lahan yang paling cocok untuk budidaya anggur yakni yang terletak di daerah dengan iklim tropis yang memiliki musim kemarau panjang, dalam hal ini negara kita masuk kedalam kriteria yang diperlukan. Selanjutnya, tanaman ini bisa tumbuh dengan baik di dataran rendah, terutama di daerah tepi pantai. Sinar matahari yang melimpah dan udara kering sangat cocok untuk menumbuhkantanaman ini dengan maksimal, akan tetapi daerah yang berangin kencang kurang bagus untuk tanaman anggur. Jadi sebaiknya kita mengkondisikan lahan kita supaya tidak mendapat tiupan angin yang terlalu kencang.

3. Pengolahan Lahan dan Pembenihan
Setelah mendapatkan lahan yang cocok, proses berikutnya yaitu mencangkuli lahan untuk mempersiapkan lubang-lubang tanam dengan jarak sekitar 60 cm dan memupuk tanah. Setelah lahan siap, proses selanjutnya yaitu melakukan pembenihan. Bibit anggur bisa kita dapatkan setidaknya dengan dua macam cara, yakni dengan cara generatif (menumbuhkan biji anggur) maupun dengan cara vegetatif (mencangkok, melakukan penyambungan, stek, dan sebagainya).

4. Cara Menanam Anggur
Selanjutnya kita memasuki pembahasan mengenai cara penanaman anggur. Teknik menanam anggur yang benar yakni dimulai pada waktu musim kemarau. Cara tanam yang digunakan cukup sederhana saja, yakni dengan menempatkan bibit-bibit anggur yang telah siap tanam kedalam lubang-lubang tanam di atas lahan. Selanjutnya tanaman anggur tersebut tinggal kita rawat dengan pengairan, pemupukan, maupun penyemprotan hama secara rutin. Kemudian jangan lupa juga menyediakan media rambatan berupa anyaman untuk setiap tanaman anggur yang kita tanam.

Demikian artikel kali ini mengenai cara budidaya anggur, semoga bermanfaat dan selamat berbudidaya.



Loading...

Next article Next Post
Previous article Previous Post