Monday, January 22, 2018

Cara Budidaya Cempedak

Katipol.com - Cara Budidaya Cempedak, Buah cempedak merupakan salah satu jenis buah yang memiliki bentuk hampir sama dengan nangka, namun bedanya bentuk buah cempedak cendrung lebih kecil dan lonjong berbeda dengan nangka yang memiliki bentuk bulat dan cendrung besar.

Cempedak adalah tanaman buah-buahan dari famili Moraceae. Bentuk buah, rasa dan keharumannya seperti nangka, meski aromanya kerap kali menusuk kuat mirip buah durian.

Tanaman ini berasal dari Semenanjng Malaya, dan menyebar luas mulai dari wilayah Tenasserim di Burma, Thailand, dan sebagian Kepulauan Nusantara: Sumatra, Borneo, Sulawesi, Maluku hingga ke Papua. Juga banyak didapati di Jawa bagian barat.

Dikenal secara luas sebagai cempedak atau campedak, buah ini juga memiliki beberapa nama lokal seperti bangkong (cempedak hutan, bentuk liar di Malaysia), baroh (Kep. Lingga dan Johor), nangka beurit (Sunda), nongko cino (Jawa), cubadak hutan (Minangkabau) tiwadak (Banjar) dan lain-lain. Sumber : Wikipedia.com

Cara Budidaya Cempedak

Syarat Tumbuh

Pohon cempedak cocok tumbuh di daerah dataran rendah hingga dataran tinggi dengan ketinggian 0-1300 meter diatas laut yang memiliki curah hujan rata-rata 1500-2500 mm/tahun dan musim kemarau tidak terlalu lama, rata-rata suhu udara minimum 16°C-21°C dan suhu udara maksimum 31-31,5°C.
Pohon cempedak ditanam di berbagai jenis tanah, namun lebih menukai jenis tanah aluvial, tanah liat berpasir/liat berlempung yang dalam dan memiliki irigasi yang baik. Umumnya, tanah yang disukai adalah tanah yang gembur dan sedikit pasir dengan pH sekitar 6-7.

Pemilihan Benih Cempedak

Bibit yang baik adalah bibit yang diperoleh biji yang berasal dari buah matang di pohon. Biji dipilih yang memiliki lebih bulat dan besar. Jika bijisudah didaoatkan, tanam biji bibit dalam polybag. Lakukan penyiraman secara teratur. Perawatan dalam polibag ini membutuhkan waktru sekitar setengah tahun hingga tanaman siap tanam.

Penanaman Cempedak

Lahan yang digunakan untuk budidaya cempedak diolah terlebih dahulu. Bersihkan gulma yang ada di lahan lalu gemburkan tanah lahan dengan menggunakan cangkul. Jika sudah, buatlah lubang tanam dengan jarak antar lubang tanam yaitu sekitar 10×10 meter atau 12×12 meter. Jika semuanya sudah siap, selanjutnya lakukan penanaman.

Pemeliharaan Tanaman Cempedak

Jika tunas sudah muncul pada batang atau cabang tanaman berarti tanaman akan segera berbuah. Untuk itu, lakukan penyiangan pada daun kering di sekeliling batang (3-4 meter atau lebih dari atang). Hal ini dilakukan agar akar tanaman mendapatkan oksigen dan tanah disekitar akar lembab tidak basah.
Jika buah sudah mulai membesar, buah tersebut harus segera dibungkus untuk mencegah buah terserang hama seperti lalat buah, tupai dan lainnya. Pembukus buah cempedak tersebut dapat berupa kantong plastik hitam atau yang lainnya.

Panen Cempedak

Dalam 1 tangkai buah biasanya terdapat 3-10 buah. Untuk mengetahui apakah buah cempedak siap panen, anda dapat menggunakan peniti atau jarum kemudian tusukan ke tangkai buah bagian atas atau tusukan pada buah, jika dirasa biji sudah keras berarti buah tersebut cukup tua dandapat di petik.

Demikian artikel mengenai cara budidaya cempedak kali ini semoga artikel ini bermanfaat dan selamat mencoba.



Loading...

Next article Next Post
Previous article Previous Post