Tuesday, January 23, 2018

Cara Budidaya Ubi Jalar

Katipol.comCara Budidaya Ubi Jalar, Ubi jalar merupakan salah satu jenis tanaman ubi yang tumbuh dan berkembang diiklim tropis, diindonesia ubi ini sudah banyak digunakan dan dikonsumsi menjadi berbagai macam jenis makanan.

Ubi jalar (Ipomoea batatas L.) atau dalam bahasa Inggrisnya sweet potato adalah sejenis tanaman budidaya. Bagian yang dimanfaatkan adalah akarnya yang membentuk umbi dengan kadar gizi (karbohidrat) yang tinggi. Di Afrika, umbi ubi jalar menjadi salah satu sumber makanan pokok yang penting. Di Asia, selain dimanfaatkan umbinya, daun muda ubi jalar juga dibuat sayuran. Terdapat pula ubi jalar yang dijadikan tanaman hias karena keindahan daunnya Bunga ubi jalar.

Beberapa varietas tanaman ubi jalar. Varietas unggul seperti Cangkuang, Sari, Sukuh, Jago, Kidal, Papua Solossa, Papua Patippi, Sawentar, Beta 1, Beta 2, dan Antin 1 dapat menjadi pertimbangan bila ingin menanam ubi jalar. Selain varietas yang digunakan, perlu diperhatikan beberapa hal serta teknik budidaya yang tepat sehingga ubi jalar dapat berproduksi tinggi.
Ubi jalar berasal dari Amerika Selatan tropis dan, yang masih diperdebatkan, Papua. Kalangan yang tidak menyetujui asal muasal ubi jalar dari Papua berpendapat bahwa orang Indian telah berlayar menuju ke barat melalui Samudra Pasifik dan membantu menyebarkan ubi jalar ke Asia. Proposal ini banyak ditentang karena bertentangan dengan fakta-fakta klimatologi dan antropologi.

Deskripsi Singkat Mengenai Ubi Jalar

Dikenal dengan nama ketela rambat, huwi boled (Sunda), tela rambat (Jawa), sweetpotato (Inggris), dan shoyo (Jepang) merupakan sumber karbohidrat yang cukup penting dalam sistem ketahanan pangan kita. Selain karbohidrat sebagai kandungan utamanya, ubi jalar juga mengandung vitamin, mineral, fitokimia (antioksidan) dan serat (pektin, selulosa, hemiselulosa).

Ada beberapa varietas ubi jalar yang ada di Indonesia yaitu Daya, Borobudur, Prambanan, Mendut, Kalasan, Muara Takus, Cangkuang, Sewu. Sedangkan varietas-varietas yang baru dilepas tahun 2001 antara lain: Cilembu yang berasal dari Sumedang. Masing-masing varietas memiliki rasa khas yang berbeda-beda.

Ubi Cilembu merupakan salah satu produk pertanian unggulan bagi Pemerintah Kabupaten Sumedang. Daerah penghasil ubi cilembu adalah Cilembu, Cadas, Pangeran, Sumedang. Ubi cilembu berkulit gading, berurat, dan panjang, sedangkan getahnya akan meleleh seperti madu ketika dipanggang. Ubi ini sangat manis dan pulen, berbeda dengan ubi kebanyakan. Rasa manis dari ubi Cilembu akan lebih terasa apabila ubi dibakar dalam open, terutama apabila ubi mentah telah disimpan lebih dari satu minggu.

Cara Budidaya Ubi Jalar

Ubi jalar dapat dibudidayakan melalui stolon/batang rambatnya. cara menanamnya cukup mudah, dengan mencangkul lahan yang mau ditanami sehingga stolon/batang rambat ubi jalar mudah dimasukkan dalam tanah. pemeliharaannya cukup mudah. ubi jalar akan tumbuh baik bila lahan terkena matahari langsung, pemeliharaan dari gulma untuk menghindari persaingan unsur hara disekitar tanaman. pemberian pupuk UREA atau Organik akan menambah hasil panen yang lebih bagus. Panen ubi jalar yaitu dengan mencangkuli sekitar tanaman,ini untuk mempermudah ubi rusak karena terkena cangkul atau alat pertanian.

1. Pemilihan Lahan untuk Budidaya Ubi Jalar
Pada umumnya ubi jalar merupakan tanaman yang dapat dengan mudah menyesuaikan diri di lingkungan manapun, baik di dataran tinggi maupun di dataran rendah. Itulah yang menjadi salah satu keuntungan bagi para pelaku budidaya ubi jalar karena tidak perlu repot-repot mencari lokasi dengan iklim tertentu. Yang terpenting yaitu bahwa para petani harus ingat bahwa tanaman ubi jalar akan tumbuh dengan baik jika terkena sinar matahari yang cukup. Akan tetapi menurut penelitian, lingkungan yang paling ideal untuk bercocok tanam ubi jalar yaitu di tempat yang berhawa panas dan berudara lembab.

2. Cara Pengolahan Lahan untuk Budidaya Ubi Jalar
Pengolahan lahan untuk penanaman ubi jalar diawali dengan membajak lahan supaya gembur, bisa dengan cara dicangkul maupun menggunakan traktor. Selanjutnya kita buat bedengan-bedengan tanam dengan kelebaran sekitar 60 cm dan ketinggian sekitar 30 cm. Sementara itu, jarak ideal antara bedengan atau guludan yang satu dengan yang lain yaitu sekitar 70 cm. diantara guludan tersebut kita buat saluran air. Kemudian prosespemupukan tanah bisa dilakukan setelah semua bedengan atau guludan selesai dibuat.

3. Pembibitan Ubi Jalar
Sebelum kita menginjak pembahasan tentang teknik menanam, terlebih dahulu kita harus memahami cara pembibitan ubi jalar, karena hal ini adalah salah satu tahapan penting teknik budidaya ubi jalar yang harus dipahami. Prosesnya yaitu kita lakukan dengan cara stek batang. Jadi kita potong batang tanaman ubi jalar yang telah dipilih sebelumnya, kira-kira sepanjang 20 cm, lalu kita kurangi daunnya. Setelah itu, bibit-bibit yang berupa stek tersebut bisa kita simpan hingga 7 hari.

4. Teknik Menanam Ubi Jalar
Setelah bibit dan lahan siap, maka kita bisa memulai proses penanaman dengan cara tanam yang sederhana. Cara menanam ubi jalar yaitu dimulai dengan membuat lubang-lubang tanam sedalam 10 cm di sepanjang guludan.Jarak tanam yang ideal yakni sekitar 25 cm, sehingga lubang-lubang itu kita buat dengan jarak tersebut. Selanjutnya kita tinggal menanam bibit yang telah disiapkan ke dalam lubang-lubang tanam tersebut.

5. Perawatan dan Panen Ubi Jalar
Proses perawatan bisa kita lakukan dengan standar perawatan yang telah umum, yakni dengan mengairi secara rutin, memupuk tanaman secara rutin, membersihkan lahan dari rumput liar, dan juga menyemprot tanaman dengan semprotan anti hama agar tanaman lebih tahan terhadap penyakit. Setelah tanaman berumur 3 – 4 bulan, panen dapat dilakukan dengan memangkas batang-batang tanaman dan mencangkuli lahan hingga buah-buah ubinya terangkat, tapi jangan sampai kena ubinya. Selanjutnya kita kumpulkan ubinya dan menyortirnya berdasarkan ukurannya.

Demikian artikel mengenai cara budidaya ubi jalar kali ini semoga artikelnya bermanfaat dan selamat menanam.



Loading...

Next article Next Post
Previous article Previous Post